Makna dan Arti Lirik Lagu Waiting for the End Milik Linkin Park

Waiting for the End adalah kata yang menekankan bahwa sebuah akhir, sebenarnya adalah sebuah awal dari sesuatu yang baru. Ini adalah sebuah siklus ter

Waiting for the End adalah lagu dari Linkin Park yang masuk dalam album A Thousand Suns. Sebagai lagu pamungkas dalam albumnya, lagu ini menyuguhkan kisah sarat emosi yang dibalut oleh suara rap, dengan alunan lembut di bagian reff sebagai penutup lagu. Lagu ini kemudian menduduki posisi 1 di tangga lagu Billboard Alternative Songs.

Chester Bennington (Vokalis utama Linkin Park) bahkan menyebut jika lagu ini adalah salah satu lagu kesukaannya, dan mengatakan bahwa dalam proses pembuatannya, ia butuh waktu 2 tahun untuk mencerna makna terdalam liriknya;

"Kami butuh waktu dua tahun untuk membuat rekaman itu, dan butuh seluruh proses itu bagi kami untuk benar-benar mencerna liriknya - Sumber: MTV music (7 Maret 2011)"
Daftar isi

Makna Lirik

Lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang menantikan detik-detik kehancuran kisah hidupnya. Di momen itulah ia berharap bisa melepaskan kisah tersebut, melupakannya, dan menemukan kekuatan untuk menatap masa depan.

Namun, kehancuran seperti apa pun pada dasarnya tidak pernah meninggalkan skenario yang manis, bagi sebagian orang. Hancurnya sebuah kisah biasanya memang tidak serta-merta berarti bahwa semua yang ada di dalamnya ikut berakhir. Kenangan tetap tertinggal, luka tak langsung sembuh, dan apa yang selama ini sudah hilang justru masih melekat di dalam pikiran.

Masalahnya, ketika masa lalu belum benar-benar selesai di dalam diri, masa depan pun terasa menakutkan. Sebab, kita harus melangkah ke sesuatu yang belum kita kenal, sementara bagian dari diri kita masih enggan melepas masalalu yang telah hancur tersebut.

Dikutip dari majalah Noisecreep, gitaris dan backing vocalist Linkin Park, Mike Shinoda, menjelaskan sedikit mengenai emosi yang dibawa lagu ini:

“Orang-orang yang merupakan penggemar band kami belum pernah mendengar lagu yang memadukan emosi dan lirik seperti itu. Satu menit lagu itu sangat keras, dan menit berikutnya lagu itu sangat gelap dan sunyi dan bahkan merupakan campuran aneh antara harapan dan ketakutan - Sumber; Majalah Noisecreep, Linkin Park Open Up Their Minds for New Album (20 September 2010)"

Pada kesempatan yang sama, Mike juga berujar bahwa sebagian besar lirik lagu ini sebenarnya ditulis langsung oleh vokalis mereka, mendiang Chester Bennington. Referensi lagu In Pieces di album sebelumnya juga berkaitan erat dengan lagu ini, dimana Chester memang mengungkapkan kalau dirinya sering merasa kebingungan, karna tak pernah bisa melupakan masalalu yang terus berputar dikepalanya.

Dalam kesempatan lain, melalui wawancara dengan koram Reuters, Chester mengatakan:

“Inti dari lagu ini ada pada lirik 'I'm holding on to what I haven't got (Aku berpegang pada sesuatu yang tak ku miliki) ,' dan menurutku semua orang bisa merasakan kedalamannya. sangat rentan, sangat manusiawi. Lagu ini tidak membahas 'kasihanilah aku', Lagu ini hanya mengatakan, ' (kehancuran) Ini akhirnya terjadi'. (Sementara) Aku tak fokus pada (apa) yang membawaku ke sini - Sumber; Koran cetak Reuters, Linkin Park's Bennington Says New Album Shows Maturity (5 Oktober 2010)"

Chester melihat lirik tersebut sebagai gambaran manusia yang ingin melanjutkan hidup dan menatap masa depan, tetapi ia tidak memiliki pegangan hidup baru. Di situlah letak kerentanannya, karena ia justru lebih memilih berpegang erat pada masa lalu, sesuatu yang sebenarnya sudah hancur dan tak lagi ia miliki. Akibatnya ia terjebak dalam siklus yang menyakitkan, dimana ia tak kuasa melangkah maju namun juga mustahil untuk kembali ke masa lalu

Secara keseluruhan, lagu "Waiting for the End" menggambarkan bahwa fase pemulihan setelah kehancuran (baik kehancuran hubungan, hidup, maupun kehancuram didalam konteks album a thousand sun ini) membutuhkan proses panjang di mana harapan dan ketakutan, seolah hadir secara bersamaan. Disatu sisi kita berharap bisa meninggalkan apa yang telah hancur dan melanjutkan hidup. Tetapi di saat yang sama kita juga merasa takut, karena proses melepaskan masalalu itu adalah hal yang sangat menyakitkan dan tak semudah yang kita bayangkan..

Arti Lirik

Arti kata Waiting for the End atau “menanti datangnya akhir” menggambarkan seseorang yang berada di detik-detik kehancuran sebuah kisah dalam hidupnya. Di momen itu, hidup memaksanya untuk bergerak maju, padahal pikirannya masih tertinggal di belakang. Ketidakmampuannya melepaskan masa lalu itulah yang akhirnya membuat dirinya kehilangan arah. 

[Verse 1: Mike Shinoda]
This is not the end, this is not the beginning
Ini bukan sebuah akhir, ini bukan sebuah awal
Just a voice like a riot rocking every revision
Hanya seperti suara huruhara yang menginginkan perubahan
But you listen to the tone and the violent rhythm
Namun saat kau mendengar nada dan iramanya yang keras
Though the words sound steady something empty's within them
Meskipun kata-katanya terdengar mantap, ada yang hampa di dalamnya
We say yeah, with fists flying up in the air
Kita berkata yeah, sambil mengepalkan tangan ke udara
Like we're holding onto something that's invisible there
Seolah kita sedang berpegangan pada sesuatu yang tak terlihat
Cause we're living at the mercy of the pain and the fear
Karena kita hidup berkat belas kasih dari rasa sakit dan rasa takut
Until we dead it, forget it, let it all disappear
Sampai kita mati, lupakanlah, biarkan semuanya musnah

[Verse 2: Chester Bennington]
Waiting for the end to come
Menanti datangnya akhir
Wishing I had strength to stand
Berharap kumiliki kekuatan untuk bangkit
This is not what I had planned
Ini bukan seperti rencanaku
It's out of my control
Ini di luar kendaliku
Flying at the speed of light
Terbang dengan kecepatan cahaya
Thoughts were spinning in my head
Pikiran berputar-putar di kepalaku
So many things were left unsaid
Begitu banyak hal yang tak terkatakan
It's hard to let you go
Sulit tuk melepaskanmu pergi

[Chorus: Chester Bennington]
I know what it takes to move on
Aku tahu bagaimana caranya untuk melupakan
I know how it feels to lie
Aku tahu bagaimana rasanya berbohong
All I want to do
Yang ingin kulakukan
Is trade this life for something new
Hanyalah menukar hidup ini dengan sesuatu yang baru
Holding on to what I haven't got
Berpegang pada apa yang tak ku punya

[Verse 3: Chester Bennington]
Sitting in an empty room
Duduk di ruang kosong
Trying to forget the past
Mencoba lupakan masa lalu
This was never meant to last
Ini tak pernah ditakdirkan untuk abadi
I wish it wasn't so
Andai saja bisa abadi

[Chorus: Chester Bennington]
I know what it takes to move on
Aku tahu bagaimana caranya untuk melupakan
I know how it feels to lie
Aku tahu bagaimana rasanya berbohong
All I want to do
Yang ingin kulakukan
Is trade this life for something new
Hanyalah menukar hidup ini dengan sesuatu yang baru
Holding on to what I haven't got
Berpegang pada apa yang tak ku punya

[Bridge: Mike Shinoda dan Chester Bennington]
What was left when that fire was gone
Apa yang tersisa ketika api mulai padam
I thought it felt right but that right was wrong
Kukira itu terasa benar tapi benar itu salah
All caught up in the eye of the storm
Segalanya terperangkap dalam pusara badai
And trying to figure out what it's like moving on
Dan mencoba mencari tahu bagaimana rasanya lanjutkan hidup
And I don't even know what kind of things I said
Dan aku bahkan tak memahami ucapan ku sendiri
My mouth kept moving and my mind went dead
Mulutku terus bergerak namun pikiranku mati
So I'm picking up the pieces,now where to begin
Maka akan kupunguti kepingan ini, sekarang harus darimanakah aku memulai
The hardest part of ending is starting again
Bagian tersulit dari sebuah akhir adalah memulai kembali

[Outro: Chester Bennington dan Mike Shinoda]
All I want to do
Yang ingin kulakukan
Is trade this life for something new
Hanyalah menukar hidup ini dengan sesuatu yang baru
Holding on to what I haven't got
Berpegang pada sesuatu yang tak kupunya
I'm holding on to what I haven't got
Aku berpegang pada sesuatu yang tak kupunya
I'm holding on to what I haven't got
Aku berpegang pada sesuatu yang tak kupunya
This is not the end, this is not the beginning
Ini bukan sebuah akhir, ini bukan sebuah awal
Just a voice like a riot rocking every revision
Hanya seperti suara huruhara yang menginginkan perubahan
But you listen to the tone and the violent rhythm
Namun saat kau mendengar nada dan iramanya yang keras
Though the words sound steady something empty's within them
Meskipun kata-katanya terdengar mantap, ada yang hampa di dalamnya
We say yeah with fists flying up in the air
Kita berkata yeah sambil mengepalkan tangan ke udara
Like we're holding onto something that's invisible there
Seolah kita sedang berpegangan pada sesuatu yang tak terlihat
Cause we're living at the mercy of the pain and the fear
Karena kita hidup berkat belas kasih dari rasa sakit dan rasa takut
Until we dead it, forget it, let it all disappear
Sampai kita mati, lupakanlah, biarkan semuanya musnah

Musik dan Video Klip Lagu

Informasi Lirik Lagu

Judul Lagu: Waiting for the End
Penyanyi: Linkin Park
Penulis Lirik: Chester Bennington, Dave Farrell, Brad Delson, Rob Bourdon, Mr. Hahn dan Mike Shinoda
Dirilis: 1 September 2010
Album: A Thousand Suns
Label: Warner Bros
Genre: Alternative rock

Baca berita dan artikel menarik lain koranmusik.com, di Google News

Posting Komentar