When the Bough Breaks merupakan lagu penutup dari album mini debut Sleep Token yang bertajuk One (2016). Berikut merupakan makna dan arti terjemahan dari lirik lagu When the Bough Breaks milik Sleep Token, versi koranmusik.com.
Daftar isi
Makna Lirik
Lagu ini mengisahkan momen menyakitkan ketika seorang pria akhirnya menyadari kalau hubungan asmaranya selama ini hanyalah sebuah panggung sandiwara. Kekasihnya hanya berpura-pura mencintainya dan memalsukan kebahagiaan saat bersamanya tanpa ia sadari. Realitas palsu ini menempatkan sang pria pada rasa pengkhianatan yang mendalam.
Kepalsuan ini rupanya berakar dari sebuah kenyataan pahit kalau sang kekasih bertahan dalam hubungan itu, semata-mata karena ia ketakutan akan sendirian. Hal ini tergambar jelas melalui penggalan lirik, "You don't really love, you just hate to be alone / Kau tak benar-benar mencintai, kau cuma ketakutan menghadapi kesendirian".
Siklus ini menjadi semakin merusak karena setiap kedekatan atau perhatian dalam jalinan hubungan mereka, tidak membawa penyembuhan sama sekali, melainkan justru menodai sesuatu yang awalnya murni menjadi luka. Metafora ini tersirat kuat dalam lirik "Everything we touch turns water into blood / Segala hal yang kita sentuh mengubah air menjadi darah".
Kerapuhan hubungan tersebut juga sangat relevan dengan frasa yang menjadi judul lagu, yakni "When the bough breaks (ketika dahan patah)". Merujuk pada pandangan Jonathan Z. Smith dalam buku karyanya The Proper, frasa ini adalah sebuah pepatah Inggris kuno yang sering digunakan untuk menggambarkan runtuhnya penyangga utama yang pada akhirnya memicu kehancuran total pada sebuah sistem. Dalam konteks lagu ini, "dahan" tersebut adalah fondasi cinta yang mematahkan hati sang pria. Ini adalah sebuah pengakuan tragis tentang dua individu yang terus berpegangan erat satu sama lain, padahal mereka tahu persis kalau dahannya sudah patah dan mereka sedang terjatuh bersama menuju kehancuran.
Penyampaian emosi yang menguras jiwa ini tidak hanya hidup dalam lirik, tetapi juga diwujudkan secara apik melalui dinamika aransemen musiknya. Lagu yang awalnya mengalun mendayu dan sendu secara perlahan bertransformasi menjadi komposisi metalcore yang meledak-ledak di bagian akhir. Perubahan nada yang drastis ini merepresentasikan metamorfosis perasaan sang pria. Dari yang tadinya cinta , berubah menjadi ledakan amarah, dendam, dan kebencian akibat kepalsuan yang ia terima.
Secara keseluruhan, lagu ini adalah sebuah potret tragis tentang hubungan beracun yang dipaksakan. Lagu ini membedah bagaimana seseorang memalsukan cinta, yang pada akhirnya justru menghancurkan kedua belah pihak. Runtuhnya fondasi kejujuran "bagaikan dahan yang patah" mengubah ikatan yang awalnya diharapkan membawa kedamaian, menjadi sebuah malapetaka dan luka emosional yang tak termaafkan.
Pesan dalam lagu ini mengingatkan pada pendenarnya kalau kejujuran terhadap perasaan, betapapun pahitnya untuk diakui, akan selalu lebih baik daripada membangun kebahagiaan palsu di atas fondasi kebohongan yang pada akhirnya pasti akan runtuh.
Arti Lirik
Arti "When the Bough Breaks (ketika dahan patah)" merujuk pada momen dimana suatu penyangga utama patah, dan menyebabkan kehancuran total. Itu seperti dahan patah yg menyebabkan ranting daun ikut berguguran. Itu juga bisa tiang penyangga gedung patah sehingga gedung seketika runtuh.
[Verse 1]
You could stay alive
Kau bisa tetap hidup
Just tell me that you notice
Katakan saja kalau kau mau
Even in the dark
Bahkan dalam kegelapan
The way I left you breathing
Bisa kitinggalkan kau dalam keadan masih bernafas
[Refrain]
Sometimes when we touch
Terkadang saat kita bersentuhan
Everything we love, resets
Semua hal yang kita cintai, ter-reset
It's only just enough
Sgalanya sudah cukup
Even when we run, with death
Bahkan saat kita berlari, dari kejaran kematian
[Verse 2]
We could be released
Kita bisa terbebaskan
Flowing over sorrow days
Mengalir lancar lewati hari-hari kesedihan
We could stay suspended
Kita bisa tetap tergantung
Even when the bough breaks
Bahkan saat dahannya patah
[Refrain]
Sometimes when we touch
Terkadang saat kita bersentuhan
Everything we love, resets
Semua hal yang kita cintai, ter-reset
It's only just enough
Sgalanya sudah cukup
Even when we run, with death
Bahkan saat kita berlari, dari kejaran kematian
[Bridge]
Don't lie to me
Jangan berbohong padaku
Don't lie to me
Don't lie to me
Don't lie to me
Don't lie to me
Don't lie to me
Don't lie to me
Don't lie to me
[Chorus]
Everything we touch turns water into blood
Segala sesuatu yang kita sentuh mengubah air menjadi darah
You try to look away from, even when the bough breaks
Kau mencoba berpaling, bahkan ketika dahannya patah
You don't really love, you just hate to be alone
Kau sebenarnya tak punya rasa cinta, kau hanya benci sendirian
You hate to be alone
Kau benci sendirian
You hate to be alone
Kau benci sendirian
Everything we touch turns water into blood
Segala sesuatu yang kita sentuh mengubah air menjadi darah
You try to look away from, even when the bough breaks
Kau mencoba berpaling, bahkan ketika dahannya patah
You don't really love, you just hate to be alone
Kau sebenarnya tak punya rasa cinta, kau hanya benci sendirian
You hate to be alone
Kau benci sendirian
You hate to be alone
Kau benci sendirian
Everything we touch turns water into blood
Segala sesuatu yang kita sentuh mengubah air menjadi darah
You try to look away from, even when the bough breaks
Kau mencoba berpaling, bahkan ketika dahannya patah
You don't really love, you just hate to be alone
Kau sebenarnya tak punya rasa cinta, kau hanya benci sendirian
You hate to be alone
Kau benci sendirian
You hate to be alone
Kau benci sendirian
Musik dan Video Klip Lagu
Informasi Lirik Lagu
Judul Lagu: When the Bough Breaks
Penyanyi: Sleep Token
Penulis Lirik: Vessel
Dirilis: 2 Desember 2016 (single digital)
Album: One (2016)
Label: Sleep Token / independen, kemudian dirilis ulang melalui Basick Records
Genre: Alternative metal, progressive rock, atmosfer rock
Baca berita dan artikel menarik lain koranmusik.com, di Google News