Tema utama lagu ini, tentang merelakan hal-hal terpenting dalam hidup kitta yang sudah hilang. Berikut ini ulasan lengkap mengenai makna dan arti terjemahan lirik lagu One More Light milik Linkin Park, versi koranmusik.com.
Daftar isi
Makna Lirik
Lagu ini seolah terinspirasi dari pepatah klasik bahwa jika kamu kehilangan satu bintang, jangan takut, karena kamu masih memiliki ribuan bintang di langit sana. Atau simpelnya, jika kamu kehilangan satu hal, masih banyak hal lain yang akan kamu dapatkan sebagai penggantinya.
Alih-alih menyetujui pandangan tersebut seratus persen, Linkin Park seolah menegaskan bahwa kehilangan satu hal tetaplah penting, namun kehilangan itu harus dihadapi dengan cara yang sewajarnya. Sebab dalam hidup ada hal-hal yang masih bisa kita kontrol dan pertahankan, namun sebagian hal tidak.
Mike Shinoda menulis lagu ini untuk menasihati siapapun yang sedang bersedih karena mengingat kepergian orang yang dicintai. Meskipun, banyak penggemar berspekulasi kalau lagu ini ditujukan untuk vokalis mereka, Chester Bennington.
Seperti yang kita tahu, Chester mengalami serangkaian masalah kesehatan mental akut. Salah satu gejalanya adalah ia tak pernah bisa berhenti memikirkan masa lalu atau hal-hal yang telah hilang darinya. Masalahnya, sepanjang hidupnya Chester selalu kehilangan orang-orang penting, mulai dari perceraian orang tua, hubungan asmara yang kandas, ayah dan saudara yang meninggal karena kanker, hingga para sahabat yang sama-sama berjuang melawan isu kesehatan mental yang pergi untuk selama-lamanya. Contonya saja bagaimana Chester menangis saat menyanyikan lagu ini untuk mengenang kepergian sahabatnya, Chris Cornell diacara Jimmy Kimmel Live! pada 18 Mei 2017. Teriakan pada lirik "I do" kala itu, benar-benar menyakitkan.
Bagi Shinoda, lagu ini seolah menjadi sebuah nasihat untuk tidak selalu memikirkan apa yang sudah hilang, mengingatkan bahwa meskipun segala hal yang hilang tetaplah penting, ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa kita kontrol atau jaga untuk selamanya.
Saat Shinoda duduk bersama Chester dalam sebuah wawancara bersama "We Are Live Nation Germany: Backstage Interview, April 2017" mengenai One More Light, Chester terus saja berbicara tentang kehilangan dimasa lalunya, depresi, dan hubungan asmaranya yang kacau . Disitulah Shinoda mengatakan:
"Bagi siapa pun, terutama seseorang seperti Chester, di mana Anda benar-benar merasa tidak bisa mengendalikan sesuatu. Tidak, kita selalu punya kontrol. Kita memiliki semua rasa (kehilangan) ini, tapi Anda tetap ingin memiliki kendali atas hidup Anda, kan? Misalnya, oh hari ini aku akan berlari ke taman, tetapi tiba-tiba hujan, oh oke kita tidak bisa berlari di situ. Tapi sebenarnya Anda punya kendali atas itu, Anda bisa memakai jas hujan dan lari... Dan oh, misalkan kita akan mengadakan pesta ulang tahun dan kemudian hujan turun, tidak, Anda tidak memiliki kontrol atas (hujan itu), Anda tidak akan membiarkan orang-orang kehujanan. Jadi Anda mulai kesal, merasa buruk, dan kehilangan kendali. Anda merasa sangat buruk, kan? Saya rasa ada elemen spesifik dari segala hal yang dikatakan Chester... Tentang hal-hal yang bisa kita kontrol, kita akan mengontrolnya. Tetapi ada juga hal-hal yang tak dapat dikontrol, kita tak perlu mengontrolnnya. Dan seperti itulah gagasan tentang One More Light."
Dari wawancara ini, terlihat bahwa One More Light memang lahir dari pemahaman bahwa kehidupan terdiri dari campuran hal-hal yang bisa kita kontrol dan hal-hal yang harus kita ikhlaskan atau lepaskan. Menyadari batasan diri inilah yang dipandang Shinoda sebagai langkah penting untuk menemukan kedamaian batin.
Dalam sesi tanya jawab di wawancara lain mengenai One More Light, Chester sempat bertanya kepada Shinoda tentang apa sifat terburuk dari dirinya. Sambil bercanda, Shinoda menjawab:
"Sikap terburukmu? Sikap terburukmu adalah kau terlalu peduli. Kau terlalu peduli sampai sebegitunya, dan itu terlalu berlebihan (Sumber: Live Nation United Kingdom, Chester & Mike Interview Each Other!, April 2017)"
Pernyataan ini memperdalam bagaimana seharusnya Chester mengikhlaskan apa yang sudah hilang, tetapi Chester terlalu peduli hingga berlebihan, hingga sulit untuk melepaskan. Dan bagaimanapun juga, sebagai seseorang yang dianggap Chester seperti saudara, nasihat seperti apa pun dari Shinoda rupanya tak mampu menghentikan kepergian Chester. Chester akhirnya pergi untuk selama-lamanya.
Bersamaan dengan periode perilisan lagu One More Light dan masa-masa berkabung atas kepergian Chester, Shinoda mengunggah foto masa muda band di Instagram pribadinya pada Juli 2017 dengan captions, "Belum ada tato bergambar api ditangan, belum ada rambut pirang merah, sebagian dari kami bahkan masih kuliah."
Caption itu mengungkit kembali masa muda mereka yang bersih. Shinoda tahu bahwa Chester selalu menuangkan perasaannya lewat lirik atau lewat tato yang diukir di tubuhnya. Ia tahu seluk-beluk sakitnya hidup Chester, tetapi ia tak pernah tahu bahwa perasaan Chester, akan sedalam dan segelap itu. Sejak saat itu, One More Light seolah berbalik menjadi sebuah lagu nasihat untuk diri Mike sendiri. Ia bahkan juga menangis saat menyanyikan lagu ini di acara penghormatan kepergian Chester. Dan setelah periode panjang tahun 2017 yang memilukan, lagu ini sempat tak pernah dimainkan karena terlalu menyakitkan.
Pada akhirnya, One More Light lahir dari perenungan tentang pentingnya menerima kehilangan sebagai bagian dari kehidupan. Ada hal-hal yang bisa kita perjuangkan, tetapi ada pula yang berada di luar kendali kita, termasuk kepergian seseorang dan kenyataan bahwa masa lalu tidak bisa diubah atau terus-menerus dipikirkan. Sebab, tidak semua kehilangan bisa kita hindari, dan tidak semua yang telah hilang bisa kita kembalikan. Ada kalanya, kita hanya perlu belajar menerima kenyataan.
Arti Lirik
Arti kata One More Light (satu cahaya lagi) mengingatkan kita bahwa meskipun masih ada ribuan cahaya yang bersinar, kehilangan satu di antaranya tetaplah berarti. Namun, sebesar apa pun arti sesuatu yang telah hilang, kita juga perlu belajar menerima kehilangannya sewajarnya, tanpa terus memikirkan dan terus menggenggam sesuatu yang sudah hilang.
[Verse 1]
Should've stayed, were there signs I ignored?
Haruskah aku tetap disini, adakah tanda yang tlah kuabaikan?
Can I help you not to hurt anymore?
Bisakah aku membantumu agar tak terluka lagi?
We saw brilliance when the world was asleep
Kita melihat kecemerlangan saat dunia mulai terlelap
There are things that we can have but can't keep
Ada hal-hal yang bisa kita miliki tetapi tak bisa kita pertahankan
[Chorus]
If they say
Jika mereka berkata
Who cares if one more light goes out, in the sky of a million stars?
Siapa yang peduli jika ada satu cahaya padam, diantara milyaran bintang?
It flickers, flickers
Yang berkedip, berkedip
Who cares when someone's time runs out, if a moment is all we are
Siapa peduli ketika waktu seseorang habis, jika hidup kita disini cuma sekilas
Or quicker, quicker
Begitu cepat, cepat
Who cares if one more light goes out?
Siapa yang peduli jika ada satu cahaya padam?
Well, I do
Ya, aku peduli
[Verse 2]
The reminders pull the floor from your feet
Pengingat itu membuatmu kehilangan pijakan
In the kitchen, one more chair than you need, oh
Disebuah dapur, yang kau butuhkan satu kursi lagi untuk orang tersayang, oh
And you're angry, and you should be, it's not fair
Dan kau marah, dan seharusnya begitu, sgalanya tak adil
Just 'cause you can't see it doesn't mean it isn't there
Hanya karena kau tidak bisa melihatnya bukan berarti hal itu tak ada
[Chorus]
If they say
Jika mereka berkata
Who cares if one more light goes out, in the sky of a million stars?
Siapa yang peduli jika ada satu cahaya padam, diantara milyaran bintang?
It flickers, flickers
Yang berkedip, berkedip
Who cares when someone's time runs out, if a moment is all we are
Siapa peduli ketika waktu seseorang habis, jika hidup kita disini cuma sekilas
Or quicker, quicker
Begitu cepat, cepat
Who cares if one more light goes out?
Siapa yang peduli jika ada satu cahaya padam?
Well, I do
Ya, aku peduli
[Bridge]
(I do)
(Aku peduli)
[Chorus]
If they say
Jika mereka berkata
Who cares if one more light goes out, in the sky of a million stars?
Siapa yang peduli jika ada satu cahaya padam, diantara milyaran bintang?
It flickers, flickers
Yang berkedip, berkedip
Who cares when someone's time runs out, if a moment is all we are
Siapa peduli ketika waktu seseorang habis, jika hidup kita disini cuma sekilas
Or quicker, quicker
Begitu cepat, cepat
Who cares if one more light goes out?
Siapa yang peduli jika ada satu cahaya padam?
Well, I do
Ya, aku peduli
Well, I do
Ya, aku peduli
Musik dan Video Klip Lagu
Informasi Lirik Lagu
Judul Lagu: One More Light
Penyanyi: Linkin Park
Penulis Lirik: Mike Shinoda, Mr. Hahn, Dave Farrell, Brad Delson, Rob Bourdon & Chester Bennington
Dirilis: 16 Februari 2017
Album: One More Light (2017)
Label: Warner Bros.
Genre: Alternative rock